Hati-Hati Cyber Crime, Ini Tips Aman Menggunakan Dompet Digital

Kini kemudahan bertransaksi secara online dengan dompet digital sudah dapat menjangkau semua usia, mulai dari remaja hingga orang tua. Jenis transaksinya pun beragam, dari membayar makanan, membeli tiket wisata hingga mendaftar asuransi perjalanan MSIG online. Belum lagi ada promo, diskon, dan cashback yang ditawarkan jika pembayaran menggunakan dompet digital.

Sederet kemudahan yang ditawarkan pada dompet digital tidak luput dari sasaran orang jahat atau muncul cyber crime apabila penggunanya lalai dan tidak berhati-hati. Tentu bikin pusing kepala jika saldo yang ada tiba-tiba menghilang begitu saja.  Pasalnya, akun dompet digital saat ini masih mudah diakses menggunakan perangkat berbeda dengan nomor ponsel yang berbeda pula. Supaya Anda tidak terjerat cyber crime, pastikan Anda waspada dan lakukan beberapa cara ini untuk menjaga keamanan dompet digital Anda. Apa saja? Simak ulasannya di bawah ini.

 

  1. Pilih Kombinasi Password Yang Tidak Terkait Dengan Anda

Tanpa disadari, sebagian dari kita membuat password yang terkait informasi umum tentang diri sendiri. Contohnya seperti kombinasi tanggal lahir, nomor telepon atau kombinasi nomor yang mudah ditebak. Pastikan juga untuk membuat password yang berbeda antara email, smartphone dengan dompet digital lainnya. Ganti password secara berkala dan pastikan mengganti password secara berkala untuk keamanan yang lebih baik.

 

  1. Rahasiakan OTP

One Time Password atau yang lebih dikenal dengan OTP adalah kode rahasia yang berisikan kombinasi angka sekali pakai untuk mengamankan akun dari pembobolan. Biasanya kode ini digunakan saat login akun, memverifikasi transaksi yang sedang berjalan, atau ketika membuat atau mengganti password. Kode OTP ini sangat penting untuk keamanan akun dompet digital Anda, jadi jangan sampai memberikan kode OTP ini ke sembarang orang, ya! Modus yang terjadi biasanya menawarkan perubahan layanan kartu, pencairan limit atau pengiriman hadiah melalui dompet digital

 

  1. Hindari Koneksi Internet Publik

Selalu gunakan koneksi dari HP sendiri atau dari orang yang Anda percaya saat melakukan pembayaran online. Jangan pernah menggunakan koneksi internet publik, warnet atau komputer umum. Usaha untuk tetap waspada karena tidak pernah tau apa yang terpasang pada komputer umum atau koneksi umum tersebut. Karena saat ini mudah untuk mendapatkan akses pribadi hanya dengan menggunakan koneksi internet publik.

  1. Gunakan Antivirus Terpercaya

Tips selanjutnya adalah gunakan antivirus yang aman dan terpercaya pada smartphone Anda. Meski biasanya sudah ada antivirus bawaan, tidak ada salah berjaga-jaga dengan mengunduh aplikasi antivirus tambahan. Ada banyak pilihan yang bisa digunakan, mulai dari yang gratis hingga berbayar. Kamu juga bisa menambahkan aplikasi yang menyediakan anti-spyware dan anti-malware.

 

  1. Bijak Mengunduh Aplikasi dan Data

Godaan mata tak hanya ada saat kita belanja saja. Sebagian dari kita mudah tertarik mengunduh sesuatu yang menarik melalui browser atau internet. Sayangnya, jika Anda tidak berhati-hati dan teliti, link tersebut ternyata berisikan virus atau malware yang bisa menembus dan mengumpulkan informasi pada smartphone Anda. Pelaku cyber crime pun akan memiliki akses untuk mengakses aplikasi yang ada di smartphone Anda, termasuk dompet digital.

 

  1. Hindari Menyambungkan Dompet Digital Dengan E-commerce

Kemudahan yang ditawarkan dompet digital semakin bertambah, salah satunya bisa menyambungkan payment khusus dengan e-commerce atau platform belanja. Tentu saja hal ini memudahkan Anda yang sering berbelanja online. Namun siapa sangka, dompet digital yang layanannya bergabung dengan e-commerce ternyata lebih rawan untuk dibobol, lho. Karena jika akun e-commerce Anda bisa dibobol, otomatis akun dompet digital Anda akan kena juga.

 

Zaman semakin canggih, jadi tidak ada salahnya Anda semakin waspada dan teliti terhadap pesan atau telepon yang Anda terima. Sebaiknya Anda juga tidak mudah mengklik sembarang tautan untuk menghindari virus yang bisa mencuri data pribadi, termasuk kata sandi dan PIN.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.